Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa UNJ (Jilid 1)



Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa
Universitas Negeri Jakarta (Jilid 1)

Bismillah. Ini adalah salah satu coretan pengalaman saya ketika mengikuti sebuah agenda peningkatan softskill saya. Ya, nama kgiatannya adalah Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta yang selanjutnya bisa kita sebut PKM UNJ. Acara ini terbagi menjadi 3 jilid waktu, Alhamdulillah untuk jilid 1 sudah terlaksana ditanggal 4 dan 10 Juni 2017. Meskipun sedih karena saya tidak dapat hadir di rangkaian jilid pertama ini, tapi saya beruntung Allah menitipkan teman-teman baru yang ternyata menjadi keluarga baru yang selalu berkabar tentang kejadian di rangkaian acaranya.
ntuk yang tanggal 4 Juni 2017, acara PKM UNJ dilaksanakan di Lantai 1 Gedung Sertifikasi Guru Universitas Negeri Jakarta. Agenda pada hari itu berlangsung sejak pukul 08.00 WIB. Sejak awal dibuka sampai menjelang waktu dzuhur agenda PKM UNJ adalah briefing dan juga kumpul kelompok sambil menentukan ketua kelompok, perkenalan antaranggota kelompok dan juga membahas tentang rencana pelaksanaan penugasan kelompok yang diberikan oleh panitia.

Setelah itu waktu ISHOMA. Lalu pada pukul 13.00 WID sampai kurang lebih pukul 14.45 acara diisi dengan penyampaian materi tentang Public Relations oleh Kak Bambang Irawan yang merupakan Korpus BEM SI tahun 2015 dan dimoderatori oleh saudara Rakha Ramadhan. Berikut adalah sedikit rangkuman tentang materi yang disampaikan oleh Kak Bambang Irawan tentang Public Relations.

Public Relations adalah sebuah proses interaksi yang terkadang berisi opini publik; sebuah cara untuk menanamkan keinginan baik, kepercayaan, citra yang baik; mengemas segala sesuatu sedemikian sehingga dapat diterima oleh semua orang. Public Relations ini memiliki tujuan antara lain untuk membangun citra positif organisasi, mendukung program organisasi, serta mengembangkan sinergisitas fungsi organisasi. Untuk menggapai tujuan-tujuan tersebut maka kita perlu melakukan langkah-lagkah untuk menggapainya. Dalam hal pembangunan citra positif, kita dapat menggunakan media yang sekarang sudah mulai marak digunakan di era globalisasi ini. Pengemasan konten organisasi sebelum akhirnya di terbitkan atau diluncurkan ke khalayak umum, menjadi salah satu poin penting pembangunan citra positif organisasi.
                    Gambar 3. Kak Bambang Irawan pemateri Public Relations

Ketika berbicara tentang Public Relations maka kita akan berbicara tentang interaksi kita dengan orang lain. Dalam menjalin relasi atau hubungan baik dengan orang lain beberapa hal yang dapt kita lakuakan adalah pertama coba ajak lawan bicara kita mengobrol tentang hal yang ia sukai, proses ini terjadi berkali-kali secara bertahap, tidak hanya satu atau dua kali. Kedua, kita harus mengetahui pola komuikasi lawan bicara kita, sesuaikanlah polanya dengan level atau background dari lawan bicara kita. ketiga, pahami situasi dan kondisi lawan bicara kita, dan jalinlah silaturahim yang intens.
Itulah sedikit informasi yang saya peroleh dari teman-teman satu kelompok saya.

               
Tidak hanya sampai disitu, PKM UNJ jilid satu dilaksanakan pula ditanggal 10 Juni 2017. Kali ini acaranya bertempat di Gedung Hasjim Asjari Universitas Negeri Jakarta. Acara dihari ini juga dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Pada agenda hari ini saya mendapat informasi ada dua penyampaian materi, namun saya hanya mendapatkan materi tentang Mahasiswa dan Perubahan Sosial (Rekayasa Sosial) yang disampikan oleh Muhammad Rusdi. Berikut adalah sedikit rangkuman tentang materi tersebut (disadur dari rangkuman teman sekelompok saya, yaitu Taufiq Miftahul Huda).
                Rekayasa Sosial adalah upaya untuk melakukan tindakan, sikap, atau perilaku untuk mempengaruhi orang atau sosial lingkungan dalam melakukan tindakan yang sesuai. Ternyata, mahasiswa memiliki pernanan penting dalam proses rekayasa sosial ini, apalagi yang terjadi di Indonesia, mengapa? Sebab, pertama mahasiswa adalah bagian dari kaum muda negeri ini yang menjadi pewaris peradaban dan juga menjadi harapan bangsa ini di masa yang akan datang terhadap kehidupan yang lebih baik dan berada. Kedua,  mahasiswa juga adalah kaum cendekia yang memiliki nalar atau sebuah daya pikir kritis terhadap suatu hal. Ketiga, mahasiswa bukan hanya sebagai agen perubahan bangsa, tetapi juga sebagai aktor utama perubahan yang berada dalam sebuah sistem.
                Sedangkan, perubahan sosial sendiri memiliki definisi:
1.       Perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat ketidaksesuaian unsur-unsur nilai dan norma sosial yang dianut selama ini.
2.       Perubahan dalam segi fenomenal sosial dalam berbagai tingkat kehidupan manusia.

Tujuan dari adanya perubahan sosial ini adalah terciptanya sebuah tatanan sosial masyrakat yang baik. Dalam perubahan sosial ini ada beberapa instrumen utamanya, yaitu pengetahuan gagasan dan kreasi (ideologi dan agama), modal sosial, uang, teknologi, birokrasi, metodologi dan strategi. Contoh perubahan sosial yang sudah pernah terjadi antara lain, pertama revolusi para nabi dan rosul dalam melawan kesenjangan sosial yang terjadi pada masa-masa jahiliyah, kedua terjadinya Renaissance pada abad pertengahan yang melibatkan konsepan baru dalam sebuah peradaban manusia. Ketiga, kemerdekaan Republik Indonesia pada tahu 1945.

                   

Itulah sedikit yang dapat saya ceritakan lewat coretan pengalaman ini. Diawal ini saya masih emamng menyadari banyaknya kekurangan yang saya lakukan dalam menjalankan proses berharga ini. Tidak ada kata terlambat dalam kebaikan, tetap semangat. Mohon maaf apabila dalam tulisan ini banyak terjadi kesalahan atau ada pihak-pihak yang merasa dirugikan. Saya hanyalah manusia biasa yang sedang menapaki proses belajar menjadi pribadi yang lebih baik. Sampai bertemu di coretan berikutnya (In Syaa Allah) J.
Alhamdulillah..

- Halimah Prasetyaningrum –
Pendidikan Matematika, Universitas Negeri Jakarta
Kelompok 9 PKM UNJ
#PemudaMasaKiniPemimpinMasaDepan











Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelatihan Kepimpinan Mahasiswa UNJ jilid 3 (Pengabdian Masyarakat)

Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta 2017 (jilid 2)